Tahun 2018, tugas pembawa baki saat pengibaran bendera pusaka HUT ke-73 RI diemban oleh Paskibraka putri perwakilan dari Jawa Barat, Tarrisa Maharani Dewi. (M. Fajri Erdyansyah/Liputan6.com)

Sedangkan saat upacara penurunan bendera di Istana Merdeka, Zanati Tahta Umahati, perwakilan dari Sumatera Selatan. Zanati membawa baki untuk bendera sang saka merah putih. (dok. Liputan6/M. Fajri Erdyansyah)

Tahun 2017, Fariza Putri Salsabila yang mewakili Provinsi Jawa Timur terpilih sebagai pembawa Bendera Merah Putih pada Upacara HUT ke-72 RI, Kamis (17/8/2017). Fariza adalah siswi SMAN 1 Blitar. (Lizsa Egeham/Liputan6)

Pembawa baki pada upacara penurunan bendera merah putih dipercayakan ke paskibraka putri, Ruth Celine Eglesya Purba. Anak perempuan pasangan Nilson Purba (ayah) dan Lisbert Herta Pandiangan (ibu) ini tercatat sebagai siswi SMA Negeri 2 Binjai. (Liputan6.com/Johan Fatzry)

2016, Nilam Sukma Pawening merupakan wakil dari DKI Jakarta. Nilan menjadi pembawa baki pada HUT ke-71 atau tahun 2016. Siswi SMAN 67 Jakarta itu menerima bendera langsung dari Presiden Jokowi. (Aditya Eka Prawira/Liputan6)

Sementara tugas membawa baki di upacara penurunan bendera Pusaka dipercayakan kepada Cut Aura Maghfirah, siswi SMAN 1 Jeumpa Puteh, Banda Aceh. (instimewa)

2015, Maria Felicia Gunawan merupakan siswi dari BPK Penabur Gading Serpong. Perempuan yang biasa disapa Cia itu menjadi pembawa baki pertama yang menerima dari Presiden Joko Widodo. (Via Insagram/@Mariafelicia23)

Rani Noerinsan merupakan pembawa baki saat upacara penurunan bendera. Rani adalah siswi SMAN 3 Gorontalo. (dok. Merdeka/©2016 blogspot.com)

2014, Sedangkan saat HUT RI ke69, pembawa bakinya adalah Juana Gita Medinnas Janis. Juana saat menjadi pembawa bendera merah putih di Istana Negara tercatat sekolah di SMAN 1 Tahuna. Pembawa baki pada penaikan bendera. (via: paskibra48.blogspot.com)

Yonanda Zulfa merupakan siswi SMA Bakti Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Dia dipilih sebagai pembawa baki pada upacara penurunan bendera HUT RI ke-69. (dok.©2016 google/ Merdeka)

Tahun 2013, Adelana Tesalonika Riswantyo, putri asal Sulawesi Tenggara menjadi pembawa baki Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-68 di Istana Negara. Saat itu, Adelina tercatat sebagai siswi SMAN 4 Kendari. (paskibra48.blogspot.com)

Sedangkan acara penurunan bendera, yang membawa baki adalah Retno Adhilia Putri. Retno merupakan siswi SMAN 4 Padang. (dok. Merdeka.com/©2016 twitter.com)

2012, Mega Ayundya Nirwaningtyas adalah siswi SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah. Mega perempuan itu disapa, sebagai pembawa baki pada upacara penaikan bendera HUT RI ke-67 atau tahun 2012. (gilangwpp.blogspot.com)

Sedangkan dalam penurunan bendera, pembawa baki HUT RI ke-67 adalah perempuan cantik dari Sumatera Barat. Delin Nova Liani merupakan siswi SMA 2 Payakumbuh, Sumatera Barat. (foto©2016 blogspot.com/dok.Merdeka)

2011, Muvida Pratiwi Fallugah, siswi SMA Negeri 1 kwandang, Gorontalo dipercaya membawa baki bendera pusaka. Ia menerima bendera pusaka dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di halaman Istana Merdeka, Jakarta. (penuh-tanda-tanya.blogspot.com)