Liputan6.com, Jakarta - Jusuf Kalla (JK) menjadi satu-satunya Wakil Presiden yang pernah menjabat untuk dua presiden yang berbeda. Para periode 2004-2009, JK mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terpilih menjadi Presiden ke-6 RI.

Selanjutnya pada periode 2014-2019, mendampingi Joko Widodo sebagai Presiden ke-7 RI. Jejak-jejak perdamaian yang disemai politikus dari Partai Golkar ini juga telah meneguhkan ketentraman bagi hati jutaan orang. Tidak saja di dalam, tetapi juga di luar negeri.

"Ssat-set-sat-set" orang bilang. Kata-kata tak berbentuk, tapi sarat makna: Cekatan, cepat-selamat, efektif, efisien dan semua idiom positif terkait kemampuannya mengatasi persoalan.

Apa pun persoalannya, mulai dari soal-soal di lingkungan kecil, persoalan daerah, persoalan bangsa, sampai ke persoalan dunia.

Maka tak heran begitu banyak orang yang merasa berutang terima kasih kepada JK. Sekalipun, Wapres asal Bone Sulawesi Selatan itu bukan tipikal manusia yang menuntut terima kasih dari siapa pun yang pernah merasakan kehadiran dan kemanfaatannya.

Ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Jusuf Kalla disampaikan dari salah seorang penerbang pesawat tempur yang mengawal pesawat Indonesia-2 sepulang dari perjalanan ke luar negeri.

Dari kokpit pesawat tempurnya, penerbang ini melakukan dialog angkasa dengan Wapres JK melalui komunikasi udara yang disebut external communication. Dialog dilakukan dengan sistem Ultra High Frequency.

Sekadar diketahui, sistem komunikasi Very High Frequency (VHF) maupun Ultra High Frequeny merupakan static frequency dan digunakan untuk jarak dekat (batas horizon/line of sight). Jarak jangkauannya tidak lebih dari 1,2 kali akar ketinggian pesawat.

Sinyal VHF memancar lurus menembus lapisan ionosphere atau dalam kata lain tidak dipantulkan. Begini percakapan Letkol Penerbang Agus "Wolverine" Dwi, Alumni Akabri Udara 2002 dengan dengan Wapres Jusuf Kalla.

Awalnya penerbang tempur Agus "Wolverine" Dwi menyapa dan berbicara dari ruang kokpit.

"Assamaulaikum warrahmatullahi wabarakatuh. Yang terhormat Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia beserta rombongan. Kami dari Unit Flight 3 F-16 Fighting Falcon dengan bangga mengawal penerbangan Indonesia-2. Atas nama keluarga besar Lanud Iswahyudi kami menghaturkan ucapan terima kasih atas kepemimpinan bapak selama menjadi Wapres RI. Semoga senantiasa dikaruniai kesehatan dan keselamatan. Amin."

Tak lama kemudian, Wakil Presiden Jusuf Kalla pun menjawab komunikasi udara itu dari dalam Pesawat Kepresidenan. Dengan nada agak santai dan aura kebapakan, JK berkata:

"Ya, saya Jusuf Kalla di sini, Wakil Presiden. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan juga tentu pengabdian Anda. Dan hari ini saya berbangga dikawal oleh Anda semua. Dan saya yakin kekuatan negara kita terjaga dengan baik oleh Anda semua. Terima kasih atas pengawalannya," balas JK.

Video pengawalan JK dengan pesawat tempur itu kemudian viral di sosial media. Sejumlah netizan berkomentar dan merasa terharu sekaligus bangga seusai menyimak video tersebut.