​Penyebaran virus Corona terus memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat di berbagai belahan dunia. Jumlah kasus yang dilaporkan dan catatan korban yang terus meningkat membuat kondisi menjadi semakin buruk. Sepak bola juga terus mendapatkan sorotan terkait langkah yang diambil akibat adanya berbagai pertandingan dan kompetisi yang terpaksa ditunda.

Penundaan berbagai kompetisi dipastikan memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai klub sepakbola. Hilangnya pemasukan dari hak siar dan penjualan tiket serta merchandise memberikan kerugian yang besar terhadap berbagai klub. Penundaan kompetisi dalam waktu yang belum dapat ditentukan dianggap dapat membuat cukup banyak klub mengalami kebangkrutan.

Sepakbola Jerman termasuk dalam bagian dari berbagai negara yang mendapatkan dampak signifikan dari segi finansial. Sampai saat ini belum terdapat kejelasan mengenai kapan rangkaian kompetisi di negara tersebut dapat berlanjut. Kondisi ini membuat empat klub Bundesliga yang berpartisipasi dalam ajang Liga Champions (Bayern Munchen, Borussia Dortmund, RB Leipzig, dan Bayer Leverkusen), sepakat untuk memberikan bantuan finansial kepada klub yang mendapatkan kerugian.

“Bersama dengan tiga partisipan Liga Champions lainnya, kami ingin mengirimkan sinyal solidaritas kepada semua klub di Bundesliga dan 2.Bundesliga (divisi kedua) dengan inisiatif ini. Dalam waktu yang sulit seperti saat ini, sangat penting bagi pihak yang lebih kuat untuk memberikan dukungan kepada yang membutuhkan. Kami juga dapat menunjukkan bahwa sepakbola tetap kompak dalam kondisi seperti ini,” ujar CEO Bayern, Karl-Heinz Rummenigge, dalam pernyataan yang dikutip dari Goal.

Langkah lain seperti menerima pemotongan gaji juga dilakukan oleh beberapa klub Jerman seperti Borussia Monchengladbach, Bayern, dan Union Berlin. Langkah serupa berpeluang besar dilakukan oleh berbagai klub lain dalam waktu dekat untuk menjaga kondisi finansial klub mereka masing-masing.